STANDART OPERASIONAL PROSEDUR PENERIMAAN SISWA BARU LAB SCHOOL

PRODI PG PAUD JURUSAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JEMBER

 

  1. Tujuan

SOP ini bertujuan untuk menjelaskan proses kegiatan penerimaan siswa baru untuk TK Laboratorium PG PAUD (Dharma Indria I dan Dharma Indria 2 )

 

  1. Ruang Lingkup
  2. Prosedur pembelajaran di lembaga TK Lab di lingkungan  Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember
  3. Para pihak yang terlibat dalam proses pembelajaran di lembaga TK Lab Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember

 

  1. Definisi

Lab School merupakan   Lembaga pembelajaran PAUD yang memiliki tujuan mencapai semua kompetensi inti (sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan dan keterampilan) dan standar tingkat pencapaian perkembangan anak.

 

  1. Pengguna
  2. Prodi
  3. Lembaga

 

  1. Prosedur
  2. SOP Pembukaan
  • Awali dengan kegiatan berdoa dan bernyanyi.
  • Pendidik memberikan kesempatan kepada anak untuk menceritakan pengalaman dan mendiskusikannya.
  • Pendidik bersama anak melakukan percakapan untuk mengecek kehadiran sambil membiasakan anak untuk memperhatikan dan menyebutkan temannya yang tidak masuk.
  • Biasakan selalu berbicara dengan lembut (soft speaking communication).
  • Biasakan mengawali kegiatan dengan membacakan buku atau bacaan lain sesuai dengan tema (selalu menyebutkan judul buku dan nama pengarangnya).
  • Sebelum masuk ke kegiatan hari ini, tanyakan kembali kegiatan yang dilakukan kemarin.
  • Selalu mendiskusikan tema, lingkup materi, kegiatan yang akan dilakukan, serta kosakata terkait di awal kegiatan.
  • Mendiskusikan aturan bermain.
  • Memberikan kesempatan kepada anak untuk memilih mainan.

 

  1. SOP Kegiatan Pembelajaran
  • Pendidik menyiapkan alat main yang akan digunakan anak maksimal 30 menit sebelum anak datang.
  • Pastikan bahwa lingkungan belajar di dalam (indoor) dan di luar (outdoor) bersih, aman, nyaman, dan menyenangkan.
  • Penataan alat main harus berdasarkan RPPH yang sudah dibuat.
  • Alat bermain yang ditata harus mewakili 3 jenis main yaitu main sensorimotor, main peran, dan main pembangunan, untuk memberikan pengalaman bermain yang beragam.
  • Alat main ditata di area yang aman. Jika bermain yang menggunakan air, pastikan bahwa lantai tidak licin, sehingga tidak menjadikan mudah terpeleset.
  • Penataan alat main mendukung perkembangan bahasa, kognitif, sosial-emosional anak.
  • Alat main yang ditata dapat digunakan dengan berbagai cara sehingga menumbuhkan kreativitas anak.
  • Alat main yang disiapkan dipastikan dalam kondisi baik, lengkap setnya, tidak retak.
  • Alat dan bahan main serta buku ditata pada tempat yang mudah dijangkau oleh anak.
  • Disiapkan tempat untuk membereskan mainan sesuai dengan kategorinya.

 

  1. SOP Penutup Kegiatan Pembelajaran
  • Mengajak anak untuk duduk melingkar dan menanyakan perasaan setelah bermain
  • Menanyakan kegiatan bermain yang sudah dilakukan anak (recalling).
  • Anak diberi kesempatan untuk menunjukkan hasil karya, bisa dalam bentuk gambar, tulisan, bercerita.
  • Memperkuat kembali konsep pengetahuan yang sudah didapat anak selama bermain (sesuai dengan RPPH)
  • Memberikan penghargaan seperti ucapan terima kasih terhadap perilaku anak yang sudah sesuai dengan aturan dan Membahas apa yang seharusnya dilakukan bila ada anak yang belum mematuhi aturan.
  • Menyampaikan kegiatan berikutnya dan perilaku yang diharapkan pada anak untuk mengikuti kegiatan berikutnya

 

  1. Referensi
  2. Standar Operasional Prosedur Kurikulum PAUD 2013

 

Standar Operasional Prosedur PAUD Kurikulum 2013 terbaru yang mengacu kepada Buku Panduan SOP PAUD Kurikulum 2013 :

  1. SOP PAUD PEMBUKAAN KEGIATAN HARIAN.
  2. SOP PAUD PENATAAN LINGKUNGAN MAIN.
  3. SOP PAUD PENATAAN ALAT MAIN.
  4. SOP PAUD PENYAMBUTAN KEDATANGAN ANAK.
  5. SOP PAUD KEGIATAN CUCI TANGAN.
  6. SOP PAUD KEGIATAN SIKAT GIGI.
  7. SOP PAUD KEGIATAN MAKAN.
  8. SOP PAUD KEGIATAN PIJAKAN SEBELUM MAIN.
  9. SOP PAUD KEGIATAN PIJAKAN SELAMA MAIN.
  10. SOP PAUD KEGIATAN PIJAKAN SETELAH MAIN.