Mengasuh dengan Cinta

Pola asuh ternyata tidak semudah mencuci piring. Kita makan lalu piring kotor kemudian kita cuci dengan pembersih piring.

Pola asuh ternyata tidak semudah menjahitkan baju. Kita pingin model lalu kita serahkan kepenjahit.

Pola asuh ternyata tidak semudah kita makan diwarung. Kita pilih menu kemudian makanan datang.

 

Ternyata banyak yang harus kita siapkan terutama ilmu sebagai bekal kita dalam mendidik, mengasuh, merawat buah hati. Cinta yang kita bangun bersama suami harus bisa terpancar dalam seluruh anngota keluarga. Cinta membawa kita akan melakukan yang terbaik untuk orang yang kita cintai. Walaupun terkadang tidak sesuai keinginan kita. Cinta membawa kita rela tunduk menghambakan diri pada Sang Pencipta. Cinta itu anugrah terindah agar kita bisa memandang semua dengan ketulusan hati nurani. Merawat cinta dengan selalu dekat dengan kebaikan. Cinta membawa kita dalam ketenangan pikir dan jiwa. Sehingga akan terpancar senyum ikhlas karena Alloh. Saat kita menabur benih cinta berikhtiyarlah beri benih cinta yang terbaik agar tumbuh tunas cinta karena Alloh

Pola Asuh

pola pengasuhan anak usia dini dimulai dari rumah cinta. kasih sayang yang diberikan dan perhatian sangat penting. Harta benda tak dapat menggantikan perhatian. rumah imadaman yang didalamnya penuh cinta dan kasih sayang menundukkan amarah dan kegundahan. seorang imam yang taat mampu membantu mengiringi istri dan anak untuk mengenal kasih sayang sang pencipta melalui keluarga. sebagai pengayom keluarga akan melindungi orang yang dicintai dari maksiat.